Rumah Musafir Ilmu

Tutorial,Skripsi,Download Materi, dll

JARKOM (2)

Local Area Network (LAN) 



Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah ruangan, gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN (Local Area Network) seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama resource (misalnya, printer, scanner) dan saling bertukar informasi. LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan tiga karakteristik: ukuran, teknologi transmisi dan topologinya. LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi pada keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui sebelumnya. 

Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen jaringan. LAN seringkali menggunakan teknologih transmisi kabel tunggal. LAN tradisional beroperasi pada kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega bit/detik) dengan delay rendah (puluhan mikro second) dan mempunyai faktor kesalahan yang kecil. LAN-LAN modern dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi, sampai ratusan megabit/detik.

TOPOLOGI LAN
Topologi LAN di bagi menjadi beberapa, diantaranya adalah : 

1. Topologi BUS
Topologi BUS
Karakteristik topologi ini adalah sebagai Berikut :
Disebut juga Daisy Chain.
  • Paling banyak dipakai karena sederhana dalam instalasi.
  • Pada topologi bus, terdapat satu jalur umum yang berbentuk suatu garis lurus. Yang mana kemudian masing-masing node dihubungkan kedalam jalur garis tersebut.
  • Transmisi dari suatu workstation dapat menyebar dan menjalar ke workstation lainnya, ini disebabkan setiap workstation menggunakan media transmisi yang sama.
  • Dapat terjadi collision (dua paket data tercampur), karena sinyal mengalir dalam dua arah.
  • Problem terbesar : jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti.
  • Meskipun ada percabangan media transmisi, tetapi tidak membentuk jalur tertutup (closed loop).
  • Berupa bentangan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup oleh terminator dan terdapat node-node sepanjang kabel.
  • Instalasi mudah dilakukan.
2. Topologi STAR

Topologi STAR
Topologi star banyak digunakan dalam pembuatan LAN dibandingkan topologi yang lain.
Topologi start memiliki karakteristik sbb:
  • Medium transmisi yang digunakan dalam tipe topologi ini, membentuk jalur tertutup (closed loop), dan setiap workstation mempunyai kabel tersendiri untuk langsung berhubungan dengan file server, sehingga seluruh sistem tidak akan gagal bila ada salah satu kabel pada workstation yang terganggu.
  • Mudah dikembangkan, karena tiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung kecentral node.
  • Dapat digunakan kabel yang "lower grade", karena hanya menghandle satu lalu lintas data, biasanya digunakan kabel UTP.Node-node tersambung langsung ke suatu node pusat (biasa berupa hub), sehingga mudah dikembangkan.
  • Keuntungannya dari topologi star adalah apabila satu kabel node terputus, node lainnya tidak terganggu
3. Topologi RING

Topologi RING
Karakteristik topologi ini sebagai berikut :
  • Dalam topologi ring, setiap node dihubungkan dengan node lain, sehingga membentuk lingkaran.
  • Karena sistem transmisinya menggunakan kabel yang saling menghubungkan beberapa workstation dengan file server dalam bentuk lingkaran tertutup, maka tipe ini memiliki kelemahan, yaitu apabila pada salah satu hubungan ada yang putus, maka keseluruhan hubungan terputus.
( to be continue... cape' ngetiknya... )
 
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "JARKOM (2)"

TINGGALKAN KOMENTAR DISINI

PROVIDER HOSTING

PROVIDER HOSTING
Penyedia Layanan Hosting, Domain, Reseller Hosting Professional
 
Support By Pringsewu Host
Back To Top